Prinsip-prinsip kerja dalam perancangan jaringan komputer.
- Untuk perancangan antar Lantai , digunakan prinsip routing, prinsip ini dapat menghubungkan segmen jaringan yang berbeda dengan menggunakan router.
- Untuk perncangan jaringan internal atau dalam Lantai dapat menggunakan teknik subnetting.
- Topologi yang digunakan yaitu topologi star untuk antar Lantai dan topologi star untunk internal dalam Lantai
- Untuk mencegah jaringan terputus dan memberikan alternatif maka diberikan pula dua buah koneksi internet.
- Sebenarnya konsep ini masih memiliki kelemahan yakni boros kabel.
Hardware Yang di Butuhkan
- Router
- PC computer/Leptop
- Kabel jaringan
Konsep Perancangan
Perancangan jaringan ini menggunakan teknik bridge,
dengan topologi star untuk di antar Lantai, dan topologi star untuk dalam Lantai.
Lantai A
Pada Lantai A ini ada 1 ruangan, untuk tiap lantai
memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1 buah.
Pada Lantai ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting
Kemudian untuk konfigurasi IP client di atur oleh DHCP.
Pada Lantai B ini ada 1 ruangan, untuk tiap lantai
memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1 buah. Pada
Lantai ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting Kemudian
untuk konfigurasi IP client di atur oleh DHCP.
Lantai C
Pada Lantai C ini ada 1 ruangan, untuk tiap lantai memerlukan
1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1 buah. Pada Lantai
ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting Kemudian untuk
konfigurasi IP client di atur oleh DHCP.
Lantai D
Pada Lantai D ini ada 1 ruangan, untuk tiap lantai
memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1 buah.
Pada Lantai ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting
Kemudian untuk konfigurasi IP client di atur oleh DHCP.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar